468x60 Ads

Kekuatan sebenarnya angkatan tentara INDONESIA

Seringkali kita merasa kecil dan tidak mampu jika mengingat kekuatan persenjataan militer kita.
Lihat saja komentar-komentar yang muncul ketika ada konflik di Ambalat, dll. Ada yang nyinyir menyindir peralatan militer kita, dll.

Lucunya, justru ada pihak lain yang justru
mengukur dari sisi lain. Alhasil, menurut versi Global Fire Power, Indonesia menduduki peringkat ke 13 kekuatan militer dunia. Jauh diatas Australia (21), Thailand (23), Philipines (30) atau
bahkan Iraq (34).

Indonesian Military Strength:
Minimum Military Enlistment Age 18 Years Old
Available Military Manpower 60,543,028
Total Military Personnel 923,000
Active Frontline Personnel 316,000
Yearly Military Expenditure $1,300,000,000
Available Purchasing Power $901,700,000,000
Reported Gold Reserves $34,700,000,000
Small Arms Authorized Exports (FY2005) N/A
Small Arms Authorized Imports (FY2005) N/A

Aircraft 613
Armor 969
Artillery Systems 700
Missile Defense Systems 91
Infantry Support Systems 1,790
Naval Units 121
Merchant Marine Strength 750

Serviceable Airports 668
Railways 6,458 km
Waterways 21,579 km
Serviceable Roadways 368,360 km
Total Square Area 1,919,440 km

Major Ports and Harbors 9
Oil Production 1,094,000 (barrels per day)
Oil Consumption 1,155,000 (barrels per day)
Proven Oil Reserves 4,600,000,000 (barrels)
Labor Force 94,200,000

sumber : Global Fire Power

nih gan SEBENARNYA KEKUATAN
MILITER DUNIA by global fire power.!!
MALAYSIA nomor berapa yaaaaaa???
HAHAHA....gak TERMASUK TOP 30 tuh gan
kenapa saya bilang gitu gan? Coz banyak forumer2 malaysia yang menganggap remeh pasukan militer kita gan.

GFP Ranking
1 United States
2 Russia
3 China
4 India
5 Germany
6 France
7 Japan
8 Turkey
9 Brazil
10 Great Britain
11 Italy
12 South Korea
13 Indonesia
14 Mexico
15 Canada
16 Iran
17 Egypt
18 North Korea
19 Spain
20 Pakistan
21 Australia
22 Saudi Arabia
23 Thailand
24 Argentina
25 Sweden
26 Israel
27 Greece
28 Taiwan
29 Syria
30 Philippines
31 Poland
32 Ukraine
33 Norway
34 Iraq
35 Libya
36 Venezuela
37 Lebanon
38 Nepal
39 Afghanistan


Kopasus menjadi pasukan terbaik dunia? saya kira itu bukan hal mustahil, menurut discovery channel,dalam urutan pasukan terbaik dunia, yang di ukur tidak dengan kemampuan persenjataan tapi diukur dengan dengan kemampuan individu pasukan tersebut.




1. SAS (Inggris)

2. IDF (Israel)

3. Kopasus (Indonesia)

Lalu kemana Amerika? amerika tak memasuki wilayah 3 teratas karena mereka memiliki teknologi yang canggih sehingga pasukannya tak memiliki kemampuan personal yang bagus.

Kopasus memang patut kita banggakan, sebab cukup banyak prestasi yang mereka ukir dalam sejarang kebanggan RI, sebut saja penaklukan puncak everest pada tahun 1997, RI menjadi negera tropis pertama yang menaklukan puncak tertinggi d dunia itu, melalui kopasus Indonesia juga menjadi negara pertama d Asia Tenggara menaklukannya.

Pernah ketika tahun 80 an, disaat OPM papua begitu gencarnya menyerang Indonesia, pihak TNI mendapat kabar bahwa PNG, negera tetangga kita yang pas berada di Papua sana sebagai pemasok senjata, tapi ketika di konfirmasi oleh TNI, PNG tidak mengakuinya.

Sehingga ketika itu, d bawah pimpinan Prabowo, Kopasus ditunjuk utk masuk ke dalam negara PNG sejauh 50 KM, mereka d angkut menggunakan heli dan diturunkan d dekat perbatasan, kemudian ditengah malam mereka naik perahu karet dan ada satu anggota kopasus yang terluka parah saat mempertahankan perahu dari terjangan ombak.

Kopasus tadi pergi ke titik yang telah d curigai sebagi tempat penyimpanan senjata, ternyata hasilnya nihil, kemudia mereka dipatah semangat, mereka bertahan d sana selama dua hari dua malam. sampai kemudian ada dua orang bule berkulit putih melewati wilayah persembunyian mereka, dan mereka menangkap serta menginterogasi bule tadi.

Diketahuilah bahwa ternyata mereka warga negara Australia yang membawa senjata, kopasus pergi ke heli mereka dan tidak sempat menunggu pasokan senjata itu datang, kedua bule tadi d bawa ke Indonesia kemudian d ekstradisi, sejak itu Australia tak berani lagi macam2 dengan Indonesia.

Ingat juga kasus pembajakan pesawat garuda Indonesia d bangkok? kopasus juga lah yang menyelesaikan pembajakan dengan cara mereka tanpa ada penumpang yang terluka,tapi disaat itu ada satu anggot kopasus yang meninggal. Atas prestasi mereka itu, ke 30 anggota kopasus tadi diberi kenaikan pangkat luar biasa.

ah, masih banyak lagi kisah2 membanggakan kopasus utk Indonesia, kisah perkataan seorang guide utk mendaki puncak everest “aku membawa orang2 gila ke puncak everest”. orang gila tadi adalah anggota kopasus, yang tak menggunakan masker asam saat diatas puncak everest, kemudian menancapkan bendera merah putih d puncaknya.












1. Brigade of Gurkha Pasukan Inggris dan Special Air Service (SAS) Pasukan Elit Inggris

Gurkha sebenarnya bukanlah pasukan elit, hanya saja mengingat reputasi dan nama besarnya yang menakutkan. Ada 2 suku di Nepal yang dikenal masyarakat luas yaitu Sherpa dan Ghurka. Sherpa dikenal sebagai suku pendaki/pemandu di Himalaya, satu lagi Gurkha, yang gemar berperang. Semasa zaman kolonial sewaktu terjadi Perang di Nepal, Inggris begitu terkesan atas kegigihan dari pasukan Gurkha kemudian merekrut mereka bekerja untuk East India Company di India dan British Army.
Pasukan Ghurka

Gurkha terkenal dengan kemampuan berperangnya yang alamiah, agresif di medan pertempuran, tidak takut mati, loyalitas yang tinggi, tahan dalam berbagai medan, fisik yang kuat dan pekerja keras. Sehingga Gurkha begitu disegani oleh kawan, ditakuti oleh lawan. Semula mereka menjadi tentara bayaran (mercenaries) akhirnya masuk dalam jajaran British Army yang digaji layaknya tentara Inggris sendiri atau legiun asing pada umumnya. Mereka mempunyai unit sendiri dengan nama Brigade of Gurkha sebagai salah satu bagian dari jajaran top AB Inggris.

Dibentuk sejak tahun 1815, Pasukan Gurkha telah terlibat dalam berbagai medan pertempuran bersama Inggris. Ketika berkecamuk PD I sebanyak 100.000 prajurit Gurkha masuk dalam Brigade Gurkha. Mereka ikut bertempur di medan perang Perancis, Mesopotamia, Persia, Mesir, Gallipoli, Palestina dan Salonika. Mereka mendapatkan 2 penghargaan bergengsi Victoria Crosses. Pada PD II sebanyak 112.000 tentara Gurkha bersama Pasukan aliansi Commonwealth bahu membahu dalam perang di Suriah, Afrika Utara, Italia dan Yunani sampai Malaysia dan Singapura mereka mendapat 10 Victoria Crosses.

Seiring dengan pengalaman tempurnya yang mengunung, Gurkha menjelma menjadi kekuatan yang mengerikan, bahkan melebihi pasukan elit sekalipun. Paling tidak oleh tentara Argentina. Semasa berkecamuk perang Malvinas (Falkland War, 1982), dalam suatu front pertempuran, Inggris mempropagandakan kepada pihak militer Argentina akan menyertakan 1 batalyon Gurkha-nya. Mendengar itu tentara Argentina lari tunggang langgang meninggalkan pos2 mereka. Sewaktu PD II di front pertempuran Tunisia (Afrika Utara), pasukan Gurkha sudah kehabisan amunisi mereka membuang senapan2, berlarian naik ke atas tank2 Jerman di tengah2 hujan peluru dan menggorok tentara Jerman dengan senjata tradisional mereka, khukri.
Pisau Khukri khan Pasukan Ghurka

Khukri adalah sejenis pisau yang berbentuk unik sedikit melengkung mengarah ke depan. Didisain khusus sedemikian rupa, sehingga dapat menebas leher dengan sekali babatan bersih. Ada sedikit cerita mengenai khukri, sekali khukri dihunus dari sarangnya pantang tidak meminum darah. Itulah sebabnya tentara Gurkha ketika sehabis mengasah/membersihkan khukri selalu mengiris jari tangannya.
Mana yang lebih ditakuti? Tentara Norwegia yang tinggi besar ini atau Gurkha yang kecil mungil?
Segerombolan Pasukan Ghurka

Saat ini bukan hanya Inggris yang merekrut Gurkha dalam jajaran pasukannya, Singapura, India, Malaysia, Brunei, Hongkong (sebelum penyerahan ke RRC) tercatat memakai Gurkha dalam kesatuan AB mereka. Bahkan di Brunei, Gurkha dipakai sebagai Special Force Penjaga Sultan Brunei.

*Inilah cikal bakal pasukan elit dunia. SAS adalah resimen pasukan elit dalam AB Inggris. Sebagai pasukan elit paling terkemuka di dunia, SAS adalah panutan dari profil pasukan khusus yang tak mau dikenal, serba misterius, amat responsif terhadap segala macam kegiatan teroris.

http://www.airsoft.cz/Images/SAS06_x.jpg

Reputasinya mengunung seiring dengan pengalaman tempur yang mendunia. Berawal dari medan laga di Afrika Utara sejak PD II, ke Tim-Teng, Perang Malvinas, bahkan Kalimantan – Indonesia sewaktu Konfrontasi Malaysia – Indonesia.
Keterlibatan SAS dalam Pertempuran
• PD II:
o Afrika Utara, 1940-43
o Tobruk, 1941
o Sisilia, 1943
o Termoli, 1943
o Italy, 1943-45
o Yunani, 1944-45
o Adriatik, 1943
o Timur Tengah, 1943-44
o Pendaratan Normandia dan Utara-Barat Eropa, 1944-45
o Konfrontasi Malaysia – Indonesia, 1962-66
• Kepulauan Falkland (Malvinas), 1982
• Irak Barat, 1991
• Afghanistan, 2001
• Irak Barat, 2003-2008
Ketika tahun 1980 terjadi penyanderaan oleh sekelompok teroris di Kedubes Iran di London, Inggris memutuskan menurunkan pasukan SAS untuk menyelamatkan sandera. Dalam peristiwa berdarah ini lima dari enam teroris ditembak mati. SAS yang berkekuatan 22 orang tidak kehilangan satupun personilnya, walau akhirnya tidak berhasil menyelamatkan jiwa 2 orang dari 20 sandera.

Semasa presiden Soekarno yang terkenal gagah berani dan vokal itu, SAS pernah berhadapan muka dengan TNI di perbatasan Serawak dalam Konfrontasi Dwikora antara Indonesia dengan Malaysia. Konfrontasi yang konon memakan korban satu pleton pasukan khusus Indonesia dan menewaskan 114 personil pasukan Inggris/Malaysia, sementara Indonesia 2.000 orang. Tidak diketahui berapa personil SAS yang tewas. Kita sama-sama tahu bagaimana kecanggihan peralatan perang negara Elizabet itu.

Dikisahkan pada konflik itui dalam sebuah upaya penyerbuan oleh TNI di sebuah sungai, seorang mayor Pasukan Khusus Indonesia (yang dikemudian hari menjadi Panglima ABRI semasa Soeharto) bahkan nyaris tewas diterjang peluru SAS. Dia sudah dibidik tepat. Kisah ini terbuka ketika sang Jenderal bertemu dan bercerita dengan “mantan” lawannya di Inggris beberapa tahun kemudian.



2. Mossad Israeli

The Mossad (HaMossad leModi’in uleTafkidim Meyuchadim). Mossad bertanggung jawab atas pengumpulan intelijen dan operasi-operasi rahasia termasuk kegiatan paramiliter. Ini adalah salah satu entitas utama dalam Komunitas Intelijen Israel, bersama dengan Aman (intelijen militer) dan Shin Bet (keamanan internal), tetapi direktur melapor langsung kepada Perdana Menteri. Peran dan fungsi yang sama dengan Central Intelligence Agency (CIA) dan Secret Intelligence Service (SIS).
Beladiri : Israeli Krav Maga (lihat :Krav Maga )
Alumni : Eitan Rafi (Sekarang beliau udah jadi salah satu pasukan perdamaian dunia)
Moto : “Cegah serangan pertama, netralkan lawan, buatlah mereka melihat mimpi buruk akan hal yang mereka perbuat.” -Ron Radjik

Mitos Tentara Israel (Sekedar catatan diambil dari Eramuslim.com)

Salah satu mitos yang paling banyak digembar-gemborkan kaum Zionis, adalah klaim bahwa tentara Zionis-Israel merupakan tentara yang paling canggih peralatannya, paling kuat staminanya, paling berani nyalinya, paling cerdik strateginya, dan paling hebat segala-galanya. Seorang dokter yang banyak melanglang buana ke banyak daerah konflik dunia seperti Afghanistan, Irak, Palestina, beberapa bulan lalu baru tiba dari Lebanon. Saat itu perang antara tentara Zionis-Israel melawan milisi Hizbullah(baca juga) baru saja berakhir dengan kemenangan di pihak Hizbullah.

Kepada Eramuslim, dokter ini membawa oleh-oleh cerita yang dia dapat dari lapangan. Dia sempat bertemu dengan sejumlah tokoh puncak HAMAS dan Hizbullah dan mendapat banyak informasi menarik yang bisa diambil sebagai pelajaran. Ada dua peristiwa menarik. Yang pertama, saat pasukan elit Israel, Brigade Golani, menyerbu Bent Jubail, sebuah wilayah yang dikenal sebagai salah satu basis Hizbullah di Lebanon.

“Tidak ada yang mengetahui siapa saja anggota gerilyawan Hizbullah. Mereka sehari-hari bekerja sebagai penduduk biasa. Ada yang jualan buah, dagang di pasar, dan sebagainya. Namun ketika ada tanda bahaya bahwa tentara Israel menyerbu, maka semua ‘orang biasa’ itu lenyap. Pasar jadi sepi. Mereka semua mengambil senjatanya yang entah disembunyikan di mana dan berlarian secepat kilat menyongsong kedatangan tentara Zionis, ” ujar dokter tersebut.

Hal ini membuat kaget Brigade Golani Israel dan mereka kemudian kabur secepatnya. Banyak anggota milisi Hizbullah mengeluh kecewa karena tidak jadi bertempur satu lawan satu melawan tentaranya Yahudi ini. Yang kemudian datang adalah heli-heli Apache Israel yang menyemburkan ribuan peluru dan rudal-rudalnya ke bawah. “Orang-orang Hizbullah ini bercerita bahwa tentara elit Israel itu pengecut-pengecut. Tidak berani bertempur secara jantan, berhadapan muka, ” tambahnya.

Tentara Hizbullah

“Saya juga menanyakan kepada orang-orang Hizbullah ini mengapa RPG mereka bisa menghancurkan tank-tank Merkava Israel yang diklaim sebagai tank yang hebat. Orang-orang Hizbullah ini tertawa dan menyatakan bahwa yang mereka panggul bukan lagi RPG jenis konvensional, tapi sudah semacam misil panggul sejenis misil Milan yang memiliki daya rusak yang jauh lebih dahsyat, ” lanjut dokter tersebut.

Rudal Hizbullah

Dokter ini juga memaparkan saat tentara elit Israel dari Brigade Golani ini dikepung gerilyawan Hizbullah di sebuah rumah sakit di Lebanon. “Saat itu malam hari dan gelap gulita. Diam-diam dari atas heli Apache yang mengaktifkan sistem senyap, sehingga sama sekali tidak mengeluarkan suara, puluhan personel tentara Israel turun lewat tali yang dijulurkan ke bawah. Mereka segera mendobrak rumah sakit untuk mencari orang-orang Hizbullah yang bersembunyi di lokasi ini. ”

Melihat kecanggihan senjatanya (Israel) dengan lawan yang bersenjata terbatas menurut saya memang pasukan Israel tergolong pasukan yang agak payah.



3. Kopasus Pasukan Elit Indonesia

Penilaiannya ternyata bukanlah berupa alat yang canggih melainkan di sesuaikan dengan kemampuan individunya dan inilah hasilnya: posisi pertama di duduki SAS (Inggris), lalu posisi kedua diduduki oleh IDF (ISRAEL), yg menarik posisi ketiga diduduki oleh KOPASUS (Indonesia)!!!! dan pembawa acaranya mengatakan kalo Amerika bukan diperingkat pertama karena amerika sangat bergantung sama alat-alat canggihnya bukan karena skill dari tentaranya, beda sama kopasus yang memang minim fasilitas tapi berkemampuan luar biasa.

Discovery Channel edisi militer 2008 menyiarkan pasukan elit terbaik dunia salah satunya yang berada diperingkat 3

1.SAS (Inggris)
2.MOSSAD ( Israel)
3.KOPASSUS ( Indonesia)

Mungkin ada yang heran kenapa pasukan elit Amerika tidak termasuk 3 besar. Menurut nara sumber itu dikarenakan mereka sangat bergantung pada peralatan dan perlengkapan militer berteknologi digital. Menurut analis militer lagi, sebuah pasukan elit haruslah memiliki skill individual yang bagus seperti menyerang, bertahan, penyamaran, strategi, ketahanan, gerilya, membuat jebakan, dan lain sebaginya. Dikatakan lagi bahwa satu prajurit Kopassus setara dengan lima orang prajurit biasa.


Fakta tentang Kopassus:
1.Kopassus memenangkan kejuaraan sniper menggunakan senjata buatan Indonesia
2.Kopassus menduduki peringkat ke dua dalam pelaksanaan Strategi Operasi Militer.
3.80% pelatih militer negara-negara di Afrika utara berasal dari Kopassus
4.Pasukan khusus kamboja dilatih sejak lama oleh Kopassus

Beladiri : Merpati Putih
Alumni : 3 terbaik dari KOPASSUS telah dijadikan pasukan perdamaian dunia.
Moto : Berani, Benar, Berhasil.



Salah satu sebab Australia takut sama Indonesia (Sekedar catatan)

Kejadiannya sekitar pertengahan tahun 1980-an. Saat itu pangabnya LB Moerdani kalau tidak salah. Dia udah lama nerima laporan intel kalau OPM sering mendapat
pasokan senjata yg diselundupkan dari PNG. Ketika dikonfirmasi ke otoritas PNG, mereka tidak tahu menahu mengenai hal tersebut. Akhirnya Benny memutuskan untuk mengambil langkah sendiri untuk mengidentifikasi siapa/negara mana yang bermain. Caranya? ya langsung masuk ke wilayah PNG tanpa permisi

Pertunjukan Ketangkasan Kopassus

Pertunjukan Ketangkasan Kopassus









Yang ketiban untuk melaksanakan tugas ini adalah Den 81 yang saat itu dipimpin oleh prabowo. Sasaran mereka adalah suatu lokasi di wilayah PNG, sekitar 50 km dari tapal batas perbatasan dengan Indonesia. Pasukan ini berangkat dari Jayapura naik heli, kemudian sampai di suatu tempat dan melanjutkan misi dengan perahu karet agar tidak terdeteksi otoritas PNG. Perjalanan dengan perau karet menuju lokasi sasaran terhadang oleh besarnya ombak (dini hari) di perairan sebelah utara PNG. Seorang anggota Kopassus sampai terluka cukup parah untuk mempertahankan perahu dari terjangan ombak. Akhirnya mereka berhasil sampai di titik pendaratan, dan langsung bergerak menuju lokasi sasaran.

Setiba di lokasi, unit kopassus ini segera mencari tempat-tempat yang dicurigai sebagai lokasi penimbunan pasokan senjata. Namun hasilnya nihil. Tapi mereka tidak menyerah. Setelah menunggu selama dua hari dua malam, akhirnya mangsa mereka muncul. Dua orang kulit putih muncul dari balik rimbunnya hutan PNG, melintasi posisi pasukan Kopassus yang sama sekali tidak mereka rasakan keberadaannya. Segera kedua orang ini diamankan. Setelah diperiksa dan diinterogasi, keduanya diketahui sebagai agen Australia. Mereka kemudian menunjukkan lokasi tempat helikopter Australia mengedrop pasokan senajata dan amunisi untuk OPM. Sayang, karena persediaan menipis, Kopassus tidak punya waktu untuk menunggu sampai terjadinya pengedropan tersebut.

Kedua bule itu dibawa kembali ke Indonesia. Dan beberapa bulan kemudian diekstradisi ke Australia. Sejak saat itu, Australia tidak berani bertindak macam-macam lagi (mungkin karena malu ketahuan). Mereka juga baru sadar kalau Kopassus mampu melakukan operasi jauh di dalam wilayah musuh. Bahkan tidak menutup kemungkinan Kopassus bisa beroperasi di pedalaman Australia tanpa terdeteksi. Inilah yang kemudian membuat nama Kopassus sangat disegani oleh tentara Australia. (Cerita lengkapnya ada di buku Kopassusnya Ken Conboy)

Sejarah kelahiran Komando Pasukan Khusus sebagai satuan tidak terlepas dari rangkaian bersejarah dalam kehidupan bangsa Indonesia, pada bulan Juli 1950, timbul pemberontakan di Maluku oleh kelompok yang menamakan dirinya RMS (Republik Maluku Selatan). Pimpinan Angkatan Perang RI saat itu segera mengerahkan pasukan untuk menumpas gerombolan tersebut. Operasi ini dipimpin langsung oleh Panglima tentara teritorium III Kolonel A.E Kawilarang, sedangkan sebagai Komandan Operasinya ditunjuk Letkol Slamet Riyadi.

Operasi ini memang berhasil menumpas gerakan pemberontakan, namun dengan korban yang tidak sedikit dipihak TNI. Setelah dikaji ternyata dalam beberapa pertempuran, musuh dengan kekuatan yang relatif lebih kecil sering kali mampu menggagalkan serangan TNI yang kekuatannya jauh lebih besar. Hal ini ternyata bukan hanya disebabkan semangat anggota pasukan musuh yang lebih tinggi atau perlengkapan yang lebih lengkap, namun juga taktik dan pengalaman tempur yang baik didukung kemampuan tembak tepat dan gerakan perorangan.

Peristiwa inilah yang akhirnya mengilhami Letkol Slamet Riyadi untuk mempelopori pembentukan suatu satuan pemukul yang dapat digerakkan secara cepat dan tepat untuk menghadapi berbagai sasaran di medan yang bagaimanapun beratnya. Setelah gugurnya Letkol slamet Riyadi pada salah satu pertempuran A.E Kawilarang.

Melalui Instruksi Panglima Tentara dan Teritorial III No. 55/ Inst / PDS /52 tanggal 16 April 1952 terbentuklah KESATUAN KOMANDO TERITORIUM III yang merupakan cikal bakal “ Korps Baret Merah ”. Sebagai Komandan pertama dipercayakan kepada Mayor Mochamad Idjon Djanbi, mantan Kapten KNIL yang pernah bergabung dengan Korps Special Troopen dan pernah bertempur dalam perang dunia II.

Dalam perjalanan selanjutnya satuan ini beberapa kali mengalami perubahan nama diantaranya Kesatuan Komando Angkatan Darat (RPKAD) pada tahun 1953, Resimen Pasukan KOmando Angkatan Darat) pada tahun 1952, selanjutnya pada tahun 1955 berubah menjadi Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD). Pada tahun 1966 satuan ini kembali berganti nama menjadi Pusat Pasukan Khusus TNI AD (PUSPASSUS TNI AD), berikutnya pada tahun 1971 nama satuan ini berganti menjadi Komando Pasukan Sandi Yudha (KOPASSANDHA). Pada Tahun 1985 satuan ini berganti nama menjadi Komando Pasukan Khusus (KOPASSUS) sampai sekarang.

Setelah beberapa kali mengalami perubahan dalam organisasi, sesuai Surat Panglima TNI Nomor : B/563-08/05/06/ SRU tanggal 23 Maret 2001, maka struktur organisasi Kopassus saat ini terdiri dari :

- Makopassus, berkedudukan di Cijantung dengan sesanti Pataka “ TRIBUANA CHANDRACA SATYA DHARMA”.

- Grup-1/ Parako, berkedudukan di Serang dengan sesanti Dhuaja “ EKA WASTU BALADIKA ”.

- Grup-2/ Parako, berkedudukan di Solo dengan sesanti Dhuaja “ DWI DHARMA BIRAWA YUDHA”.

- Grup-3/Sandha, berkedudukan di Cijantung dengan sesanti Dhuaja “ CATUR KOTTAMAN WIRA NARACA BYUHA ”.

- Pusdikpassus, berkedudukan di Batujajar dengan sesanti Sempana “ TRI YUDHA SAKTI ”.

- Satuan-81/Gultor berkedudukan di Cijantung dengan sesanti Dhuaja “ SIAP SETIA BERANI “.

Sumber:www.kopassus.mil.id















4. SPETSNAZ Pasukan Elit Rusia

DIBENTUK tahun 1970-an, Spetnaz merupakan pasukan elit bentukan Sovyet (kini Rusia). Di masa perang dingin keberadaan Spetsnaz begitu menakutkan oleh pihak NATO. Spetsnaz menciptakan reputasi hebat sebagai salah satu pasukan elit terbaik di dunia, lewat standar latihan yang sangat keras. Misi mereka sama dengan pasukan elit lain. Menyabot, mengintai dan kalau perlu membunuh, jika dianggap berbahaya, obyek akan dihancurkan oleh aksi langsung, sabotase terorganisir atau dengan trik subversi. Satu lagi yang jadi prinsip mereka kalau perlu sebisa mungkin menyeret buruan hidup-hidup.

Dalam kaitannya dengan hal di atas maka personil Spetnaz dibekali ilmu bela diri yang lazim disebut Macedonian Style Fire. Mereka juga dibekali taktik investigasi luar biasa, dan untuk itu mereka bangga dikenal sebagai wolf-hound.

Pergaan Kekuatan

Setiap anggota Spetsnaz telah diset bergerak dengan atribut seringan mungkin. Bawaan wajib di medan tempur adalah senapan serbu AK-47 atau sniper SVD, pistol 9 mm, pisau, 1-8 granat.
Sementara untuk tim adalah peluncur granat, radio berdaya jangkau luas, ranjau berpengarah dan peledak plastik. Namun mereka bisa juga mengoperasikan rudal antipesawat udara.

Saat ini ada 20 batalyon Spetsnaz ditambah 41 SSK. Dengan total kekuatan pasukan Spetsnaz sekitar 30.000 personel.

5. French GIGN
Pasukan Elit Prancis Gign

Intervensi Gendarmerie Nasional Group, biasa disingkat GIGN (bahasa Perancis: Groupe d’Intervention de la Gendarmerie Nationale), adalah elite Gendarmerie Perancis Operasi Khusus kontra-terorisme dan penyelamatan sandera unit; itu adalah bagian dari kekuatan militer yang disebut Gendarmerie. Bahkan jika para anggotanya milik militer, mereka sekarang dituntut dengan tugas-tugas polisi urbanised di luar daerah. Dengan demikian unit GIGN ditingkatkan lebih dekat dengan tim SWAT daripada unit militer murni seperti tentara Inggris SAS. Para operator akan dilatih untuk mengikuti peraturan polisi dan mencakup negosiasi dan penyelidikan spesialis.

6. 75th RANGER REGIMENT, US NAVY SEAL, Special Forces Pasukan Elit AS

* RANGER adalah jenis pasukan infanteri ringan berkemampuan khusus AD AS. Misi utama Ranger adalah menguasai lapangan terbang dan melakukan penyerangan terhadap fasilitas di sekitarnya. Sebagai pasukan gerak cepat, Ranger juga bisa digunakan mendukung satuan khusus lain.

Senjata Canggih Modal utama Pasukan AS

Ranger mempunyai kemampuan infiltrasi dan eksfiltrasi baik lewat darat, laut dan udara. Termasuk serangan langsung, serbuan, melindungi personel dan perlengkapan khususnya, serta menggelar operasi konvensional atau operasi infanteri ringan khusus (special light-infantery).

Markas Ranger berada di Fort Benning, Georgia. Resimen terdiri tiga batalion Ranger: Batalion 1 (1/75) di Pangkalan Udara AD Hunter, Georgia; Batalion 2 (2/75) di Fort Lewis, Washington; dan Batalion 3/75) di Fort Benning, Georgia. Masing-masing batalion berkekuatan 580 personel. Selain itu masih terdapat tiga lagi batalyon pendidikan.
* US NAVY SEAL. Seperti halnya Delta Force, derajat kerahasiaan US Navy SEAL idem dito. Namun sebagai satuan yang berangkat dari AL, SEAL punya keunikan sebagai satuan antiteror aspek laut. Cara penyusupan dari kapal permukaan, kapal selam, sampai wahana selam mini ASDS, adalah teknik yang dikuasai SEAL. Namun dari namanya SEAL( Sea, Air, Land) dari darat atau udara pun, SEAL oke-oke saja.



Tahun 2000, personel SEAL dengan status kombatan diperkirakan mencapai 2.500, terbagi dalam dua Naval Group: West Coast Team berpusat di Coronado dan East Coast Team di Little Creek, Virginia.

Riwayat SEAL sebetulnya sudah dimulai sejak PD II, misi perdana mereka digelar 11 Nopember 1942 di Afrika Utara bergabung ke dalam Operasi Torch. Sementara tim lainnya di kirim ke Pasifik dan pendaratan Normandia.

1st Special Forces Operational Detachment-Delta

Misi SEAL:
1. Direct Action, penyergapan yang dilakukan oleh unit kecil
2. Special reconnaissance, mencakup pengumpulan data, survey pantai, observasi dan operasi pengamatan seperti membayang-bayangi musuh dan melaporkan posisinya.
3. Unconventional warfare (UW) melatih pasukan gerilya di belakang garis musuh …
4. Foreign internal defense, melatih pasukan pemerintahan setempat di luar otoritasnya. Seperti usai Perang Teluk, SEAL melatih pasukan Kuwait.
5. Counter terrorist, mencakup direct action melawan operasi teroris ataupun operasi antiteroris yang bertujuan lebih kepada serangan pendahuluan.



SANGAT rahasia dan masuk jajaran top secret satuan counter terrorist AS. Bersama Naval Special Warfare Development Group (US Navy SEAL), merupakan satu dari dua terbaik pasukan elite yang dimiliki AS.
Delta Force sering dirancukan dengan Delta Project (Detasemen B-52) yang pernah dibentuk oleh AD AS semasa perang Vietnam 1960-an.
Delta Force yang sekarang dibentuk setelah naiknya aksi terorisme pasca 1970-an. Dibentuk 19 Nopember 1977 oleh Kolonel Charles Beckwith.


*Delta beroperasi dalam tim kecil dua – empat orang. Penugasannya berkisar pada operasi gerilya, pembebasan sandera, antiteroris, termasuk penculikan-pembunuhan politik (mungkin bekerja sama dengan Unit Para Militer CIA yang tak kalah silumannya).

Fakta Delta:
1. Super secret counter terrorism group.
2. Nick name: Delta Force
3. Spesialisasi: lawan paling tangguh bagi teroris. Dilatih untuk infiltrasi atau pembebasan sandera.
4. Peralatan tempur: disebut terbaik dari yang terbaik.
5. Personil : sekitar 2.000 orang
6. Spesial training : memiliki reputasi sebagai jago tembak dalam pertempuran jarak dekat atau sniper jarak jauh.
7. Pengalaman: pembebasan sandera di Iran(1980), Panama (1989), dan Irak (1991) dan lain-lain.
8. Home base: Fort Bragg, North Carolina.

0 komentar:

Poskan Komentar